<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Periklindo</title>
	<atom:link href="https://periklindo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://periklindo.com</link>
	<description>Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 08:22:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sgp1.digitaloceanspaces.com/periklindo/2021/11/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Periklindo</title>
	<link>https://periklindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IMPIAN MODERNISME ABAD LALU, SUDAH TERLIHAT SAAT INI</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/07/02/impian-modernisme-abad-lalu-sudah-terlihat-saat-ini/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/07/02/impian-modernisme-abad-lalu-sudah-terlihat-saat-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 08:22:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News & Update]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11865</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dulu, jauh sebelum manusia sibuk membahas charging station, artificial intelligence, atau kendaraan tanpa awak, dunia pernah dipenuhi orang-orang yang gemar membayangkan masa depan. Salah satunya datang dari ilustrator Prancis, Jean-Marc Côté.  Pada awal tahun 1900-an, saat sebagian besar manusia masih hidup dengan teknologi sederhana, ia sudah menggambar kota futuristik dengan kendaraan melayang, transportasi udara antar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/07/02/impian-modernisme-abad-lalu-sudah-terlihat-saat-ini/">IMPIAN MODERNISME ABAD LALU, SUDAH TERLIHAT SAAT INI</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">Dulu, jauh sebelum manusia sibuk membahas charging station, artificial intelligence, atau kendaraan tanpa awak, dunia pernah dipenuhi orang-orang yang gemar membayangkan masa depan. Salah satunya datang dari ilustrator Prancis, Jean-Marc Côté. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada awal tahun 1900-an, saat sebagian besar manusia masih hidup dengan teknologi sederhana, ia sudah menggambar kota futuristik dengan kendaraan melayang, transportasi udara antar gedung, sampai mesin-mesin otomatis yang terasa seperti khayalan. Gambarnya terlihat liar pada zamannya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Terlalu maju untuk dipercaya. Tapi dari sanalah manusia mulai belajar satu hal penting: masa depan selalu lahir dari imajinasi orang-orang yang berani bermimpi terlalu jauh.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lalu waktu berjalan pelan. Generasi berikutnya tumbuh bersama Doraemon. Anak-anak melihat pintu ke mana saja, bambu terbang, alat futuristik dari kantong ajaib, lalu tertawa sambil membayangkan dunia modern suatu hari nanti. Tanpa sadar, komik dan cerita seperti itu menanamkan sesuatu yang besar ke kepala manusia: keyakinan bahwa teknologi akan terus membawa peradaban menuju bentuk baru.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hari ini, sebagian mimpi itu mulai terasa dekat. Manusia mulai melihat taksi terbang tanpa awak diuji coba di berbagai negara. Kendaraan autonomous bergerak semakin cerdas. Mobilitas ruang udara mulai dibahas serius, termasuk soal keamanan, jalur penerbangan kota, sampai regulasi langit masa depan. Dunia perlahan bergerak menuju era yang dulu hanya hidup di halaman komik dan film-film futuristik.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lucunya, ketika kendaraan listrik mulai masuk ke kehidupan sehari-hari, respons sebagian manusia justru penuh drama. Padahal kendaraan listrik mungkin menjadi salah satu penanda terbesar bahwa dunia sedang bergeser menuju fase baru peradaban modern. Memang belum sampai tahap mobil beterbangan di atas gedung Jakarta. Tapi fondasinya mulai dipasang sekarang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Karena inti perubahan besar ini sebenarnya berada di energi. </span><span style="font-weight: 400;">Dunia mulai sadar bahwa pola lama makin sulit menopang kebutuhan zaman. Harga energi global gampang terguncang konflik geopolitik. Kota besar semakin sesak. Polusi semakin berat. Mobilitas manusia terus melonjak dari tahun ke tahun. Semua perlahan mendorong dunia menuju arah yang sama: elektrifikasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dan menariknya, perubahan besar selalu lahir lewat bentuk yang awalnya terlihat sederhana. Charging station mulai muncul di banyak sudut kota. Industri baterai berkembang cepat. Kendaraan listrik mulai terasa biasa di jalan raya. Anak-anak kecil mulai melihat mobil tanpa suara sebagai sesuatu yang normal. Sejarah teknologi memang sering bergerak seperti itu. Awalnya ditertawakan. Setelah beberapa tahun, berubah jadi bagian hidup sehari-hari.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Internet pernah dianggap aneh. Smartphone pernah dianggap cuma gaya hidup mahal. Bahkan media sosial dulu sering dituduh sekadar tren sementara. Hari ini kendaraan listrik sedang berjalan di jalur yang sama. Ada yang masih sinis, ada yang kesal, ada yang bingung melihat perubahan datang terlalu cepat. Padahal zaman terus bergerak tanpa menunggu siapa pun siap.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Di tengah perubahan besar itu, Periklindo ikut menjadi bagian penting dari perjalanan panjang menuju masa depan. Sebab masa depan modern tidak tercipta dari satu produk viral atau satu teknologi keren semata. Perlu industri yang tumbuh serius. Perlu infrastruktur yang terus dibangun. Perlu edukasi publik. Perlu ruang yang mempertemukan teknologi dengan masyarakat luas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Mungkin beberapa tahun lagi manusia benar-benar hidup di era kendaraan udara massal. Langit kota dipenuhi mobilitas tanpa awak. Jalan raya berubah fungsi. Cara manusia berpindah tempat ikut berubah total.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tapi sebelum semua itu terjadi, dunia sedang melewati fase yang jauh lebih penting. Fase ketika manusia mulai mengganti fondasi peradabannya pelan-pelan. </span><span style="font-weight: 400;">Dan menariknya, semua itu mulai terasa dari jalanan.</span></p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/07/02/impian-modernisme-abad-lalu-sudah-terlihat-saat-ini/">IMPIAN MODERNISME ABAD LALU, SUDAH TERLIHAT SAAT INI</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/07/02/impian-modernisme-abad-lalu-sudah-terlihat-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 MITOS KENDARAAN LISTRIK YANG BERGENTAYANGAN</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/07/02/5-mitos-kendaraan-listrik-yang-bergentayangan/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/07/02/5-mitos-kendaraan-listrik-yang-bergentayangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 08:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News & Update]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia sejak awal 2021 sampai saat ini, menunjukkan pertumbuhan sangat signifikan. Penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) nasional yang pada 2021 masih berada di kisaran 687 unit, meningkat menjadi 10.327 unit pada 2022, lalu kembali naik menjadi 17.051 unit pada 2023. Lonjakan jauh lebih besar terjadi pada 2024 dengan penjualan mencapai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/07/02/5-mitos-kendaraan-listrik-yang-bergentayangan/">5 MITOS KENDARAAN LISTRIK YANG BERGENTAYANGAN</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia sejak awal 2021 sampai saat ini, menunjukkan pertumbuhan sangat signifikan. Penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) nasional yang pada 2021 masih berada di kisaran 687 unit, meningkat menjadi 10.327 unit pada 2022, lalu kembali naik menjadi 17.051 unit pada 2023.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lonjakan jauh lebih besar terjadi pada 2024 dengan penjualan mencapai sekitar 43.189 unit, sebelum akhirnya menembus lebih dari 103 ribu unit pada 2025. Dalam waktu sekitar 4 tahun, pasar kendaraan listrik Indonesia bertumbuh lebih dari 150 kali lipat dan mulai menjadi salah satu sektor dengan perkembangan paling agresif di industri otomotif nasional.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Di tengah perkembangan tersebut, makin banyak juga asumsi yang beredar seperti bola liar. Sebagian muncul dari kekhawatiran masyarakat yang tentunya bisa dipahami. Namun, sebagian lainnya lahir dari informasi yang terpotong-potong tanpa penjelasan teknis yang utuh.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Karena itu, penting untuk melihat kendaraan listrik secara lebih objektif, yakni memahami keterbatasannya, sekaligus mengenali perkembangan teknologinya.</span></p>
<p><b>*Mitos #1: “Kendaraan Listrik Cepat Rusak”*</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Baterai menjadi bagian yang paling sering diperdebatkan dalam kendaraan listrik. Banyak yang menganggap baterai akan cepat mengalami penurunan performa hanya dalam beberapa tahun penggunaan. Battery health dianggap jadi momok menakutkan dan silent torture dalam keuangan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Faktanya, teknologi baterai modern sudah dilengkapi sistem pengelolaan suhu, pengaturan arus pengisian, dan perlindungan perangkat lunak yang dirancang untuk menjaga stabilitas performa dalam penggunaan jangka panjang. Industri otomotif global juga terus mengembangkan durability dan efisiensi baterai secara berkelanjutan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Seperti komponen kendaraan lainnya, pola penggunaan tetap memengaruhi umur pakai. Namun asumsi bahwa baterai kendaraan listrik “cepat habis” tidak lagi relevan jika melihat perkembangan teknologi dan skema bisnis yang saat ini sudah berkembang.</span></p>
<p><b>*Mitos #2: “Kendaraan Listrik Berbahaya Saat Hujan atau Banjir”*</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kekhawatiran mengenai sistem kelistrikan memang sering muncul ketika membahas kendaraan listrik. Banyak masyarakat membayangkan risiko korsleting atau sengatan listrik saat kendaraan terkena air.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Padahal kendaraan listrik modern telah melewati berbagai pengujian keselamatan dan memiliki perlindungan berlapis pada sistem tegangan tingginya. Komponen utama dirancang dengan standar keamanan tertentu agar tetap terlindungi dalam kondisi operasional normal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tetap perlu dipahami bahwa seluruh kendaraan memiliki batas kemampuan menghadapi genangan ekstrem. Kesadaran pengemudi dalam membaca situasi jalan tetap menjadi faktor paling penting.</span></p>
<p><b>*Mitos #3: “Pengisian Baterai Repot dan Makan Waktu!”*</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perdebatan mengenai durasi charging sering dibandingkan langsung dengan proses pengisian BBM konvensional. Padahal pola penggunaan kendaraan listrik memiliki pendekatan yang berbeda.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Banyak pengguna melakukan pengisian daya saat kendaraan sedang tidak digunakan, misalnya pada malam hari di rumah. Selain malam hari, waktu pengecasan juga sering di paralel untuk melakukan aktivitas lain seperti bekerja, makan, atau beristirahat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perubahan ini perlahan membentuk pola mobilitas baru yang lebih terintegrasi dengan aktivitas harian pengguna.</span></p>
<p><b>*Mitos #4: “Listrik Rumah Tidak Kuat untuk Charging EV”*</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Anggapan bahwa kendaraan listrik otomatis membuat listrik rumah “jeblok” masih cukup sering terdengar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Faktanya, kapasitas instalasi rumah bisa dinaikkan. Bahkan penyedia jasa, yakni PLN sering mengadakan promo dan diskon untuk menaikkan daya rumah, atau instalasi khusus meteran baru bagi pemasangan home charger.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Banyak pengguna melakukan charging secara bertahap dengan pengaturan daya tertentu, sama seperti penggunaan perangkat elektronik lainnya dalam kehidupan sehari-hari.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pemahaman mengenai manajemen daya menjadi penting agar masyarakat dapat melihat penggunaan kendaraan listrik secara lebih realistis dan terukur.</span></p>
<p><b>*Mitos #5: “Kendaraan Listrik Hanya untuk Kalangan Tertentu”*</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada fase awal kemunculannya di Indonesia, kendaraan listrik memang identik dengan teknologi premium. Namun kondisi pasar terus berubah. Harga semakin beragam, ada yang bahkan lebih murah dari kendaraan mesin konvensional. Pilihan kendaraan listrik semakin beragam, fitur semakin kompetitif, dan ekosistem pendukung berkembang lebih luas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perkembangan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik perlahan bergerak dari simbol teknologi masa depan menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas modern masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Transisi teknologi memang selalu menghadirkan perdebatan. Hal yang sama pernah terjadi pada teknologi kendaraan ICE, internet, smartphone, hingga transaksi digital. Seiring waktu, pemahaman masyarakat berkembang mengikuti adaptasi teknologi itu sendiri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kendaraan listrik saat ini sedang berada dalam fase adaptasi menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.</span></p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/07/02/5-mitos-kendaraan-listrik-yang-bergentayangan/">5 MITOS KENDARAAN LISTRIK YANG BERGENTAYANGAN</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/07/02/5-mitos-kendaraan-listrik-yang-bergentayangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEVS 2026 Bakal Lebih Besar &#038; Meriah Dibandingkan Sebelumnya</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 07:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo)bersama Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026. Pameran khusus kendaraan listrik ini bakal dilangsungkan pada 29 Oktober &#8211; 1 November 2026 di B3 dan C3 JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat. Ketua Umum Periklindo sekaligus Ketua Umum PEVS 2026, Moeldoko, menilai kendaraan listrik menjadi salah satu solusi penting [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya/">PEVS 2026 Bakal Lebih Besar & Meriah Dibandingkan Sebelumnya</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.medcom.id/otomotif/mobil/yKXLoVaK-aneka-kendaraan-listrik-terbaru-hadir-di-pevs-2025">Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo)</a>bersama Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan Periklindo Electric Vehicle Show (<a href="https://www.medcom.id/otomotif/mobil/nN9dXmEK-pevs-2026-hadirkan-ragam-teknologi-ev-terbaru-catat-tanggalnya">PEVS) 2026</a>. Pameran khusus kendaraan listrik ini bakal dilangsungkan pada 29 Oktober &#8211; 1 November 2026 di B3 dan C3 JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat.</p>
<p>Ketua Umum Periklindo sekaligus Ketua Umum PEVS 2026, Moeldoko, menilai kendaraan listrik menjadi salah satu solusi penting di tengah ketidakpastian harga energi global dan tuntutan efisiensi.</p>
<p>“Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih, itu sudah tidak bisa lagi diabaikan,” kata Moeldoko pada Kamis (21/5/2026) di Senayan Jakarta Pusat.</p>
<p>Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menjelaskan PEVS 2026 membawa misi memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui kolaborasi lintas sektor.</p>
<p>“PEVS 2026 hadir sebagai platform yang menghubungkan kebutuhan dalam satu ekosistem kendaraan listrik,” ujar Daswar di momen yang sama.</p>
<p>Daswar menyebutkan penyelenggaraan kelima kali ini bakal lebih besar jika dibandingkan di tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi kendaraan listrik terkini yang semakin beragam, termasuk autonomous vehicle hingga transportasi udara listrik.</p>
<p>“Bagi masyarakat luas, PEVS memberikan akses langsung terhadap berbagai inovasi dan teknologi kendaraan listrik guna meningkatkan edukasi serta mendorong adopsi mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” kata Daswar.</p>
<p>Project Manager PEVS, Rudi MF, menjelaskan PEVS 2026 akan menghadirkan berbagai kategori kendaraan listrik, mulai dari mobil penumpang, sepeda motor listrik, kendaraan komersial, industri pendukung, hingga teknologi pengisian daya. PEVS 2026 juga akan menghadirkan area khusus untuk kendaraan hybrid, infrastruktur pengisian daya, industri komponen, hingga zona teknologi masa depan. Selain itu akan tersedia program test drive, business matching, konferensi industri, dan berbagai aktivitas interaktif untuk pengunjung.</p>
<p>“Kami ingin PEVS menjadi wadah yang mempertemukan seluruh ekosistem kendaraan listrik, baik industri, pemerintah, media, maupun masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Berbeda dari tahun sebelumnya, penyelenggara memastikan PEVS 2026 dapat diakses secara gratis oleh pengunjung melalui sistem registrasi daring. Pameran akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB pada 29-31 Oktober 2026, sedangkan pada 1 November 2026 berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://www.medcom.id/otomotif/mobil/ybDyXwPk-pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya/">PEVS 2026 Bakal Lebih Besar & Meriah Dibandingkan Sebelumnya</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-bakal-lebih-besar-meriah-dibandingkan-sebelumnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEVS 2026 Kembali Hadir, Fokus pada Future Mobility dan Teknologi Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:51:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri kendaraan listrik Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap mobilitas yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan modern. Menjawab perkembangan tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar PERIKLINDO Electric Vehicle Show atau PEVS 2026. Pameran kendaraan listrik terbesar di Indonesia ini akan berlangsung pada 29 Oktober hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik/">PEVS 2026 Kembali Hadir, Fokus pada Future Mobility dan Teknologi Kendaraan Listrik</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Industri kendaraan listrik Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap mobilitas yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan modern. Menjawab perkembangan tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar PERIKLINDO Electric Vehicle Show atau PEVS 2026.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Pameran kendaraan listrik terbesar di Indonesia ini akan <strong>berlangsung </strong>pada <strong>29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.</strong> Mengusung tema “<i><strong>The Future of A Clean and Efficient Mobility</strong></i>”, <strong>PEVS 2026</strong> akan menghadirkan berbagai inovasi teknologi kendaraan listrik dari berbagai sektor transportasi.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Tidak hanya menampilkan <strong>Battery Electric Vehicle (BEV)</strong>, ajang PEVS 2026 juga akan menghadirkan teknologi <strong>Hybrid Electric Vehicle (HEV)</strong>, <strong>Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)</strong>, <strong>Range Extended Electric Vehicle (REEV)</strong>, hingga <strong>Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)</strong>berbasis hidrogen.</p>
<p>Menariknya, konsep future mobility yang diusung tahun ini tidak hanya <strong>fokus pada kendaraan darat</strong>. Teknologi kendaraan listrik berbasis baterai untuk transportasi udara, laut, hingga kereta api juga akan menjadi bagian dari pameran.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Ketua Umum PERIKLINDO, </strong><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Moeldoko</strong></span>, mengatakan penyelenggaraan PEVS 2026 menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional di tengah tantangan geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">
<blockquote class="bg-white text-black p-10">
<div class="flex space-x-5 text-[16px] items-start font-[600]"><img decoding="async" src="https://autojago.com/_next/static/media/blockquote.eb4807ee.svg" alt="blockquote" width="50" height="50" data-nimg="1" /></p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><i>“Ke depan, mobilitas yang efisien dan bersih menjadi tujuan bersama. Situasi geopolitik saat ini membuat harga minyak sulit dikendalikan sehingga kita membutuhkan berbagai terobosan baru,”</i> ujar <strong>Moeldoko, Ketua Umum PERIKLINDO</strong> dalam acara peluncuran PEVS 2026 di Jakarta.</p>
</div>
</blockquote>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Sementara itu, <strong>Presiden Direktur </strong><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Dyandra Promosindo</strong></span><strong>, </strong><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Daswar Marpaung</strong></span>, menyebut PEVS terus mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat dan pelaku industri otomotif ramah lingkungan.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Pada penyelenggaraan sebelumnya, PEVS berhasil menghadirkan 143 peserta dan menarik lebih dari 40 ribu pengunjung. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme penyelenggara untuk menghadirkan pameran yang lebih besar dan interaktif pada tahun ini.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Project Manager PEVS 2026, </strong><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><strong>Rudi MF</strong></span>, menjelaskan bahwa PEVS 2026 akan menghadirkan beragam program baru yang tidak hanya berfokus pada exhibition, tetapi juga ruang diskusi dan kolaborasi industri.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Melalui integrasi konsep Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G), PEVS 2026 diharapkan mampu memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional secara lebih menyeluruh.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><i>“Memasuki tahun kelima, kami mengangkat tema future mobility. Jadi tidak hanya kendaraan darat, tetapi juga kendaraan listrik di air, udara, hingga penggunaan solar panel dan teknologi NEV lainnya,”</i> jelas <strong>Rudi MF</strong> selaku <strong>Project Manager PEVS 2026.</strong></p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Selain menjadi ajang pameran otomotif, <strong>PEVS 2026</strong> juga akan menjadi <strong>wadah strategis bagi pelaku industri, investor, pemerintah, hingga masyarakat umum </strong>untuk melihat langsung perkembangan teknologi kendaraan listrik terbaru.</p>
<p>PEVS 2026 terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis dengan registrasi online melalui situs resmi penyelenggara.</p>
<p class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]">Informasi lengkap mengenai PEVS 2026 dapat diakses melalui akun Instagram resmi <a href="https://www.instagram.com/pevs_id/?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><i><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><u>PEVS Indonesia</u></span></i></a> serta situs resmi <a href="https://pevs-id.com/?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><i><span class="false sm:!text-base !text-sm font-[400]"><u>PEVS 2026</u></span></i></a><i><u>.</u></i></p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://autojago.com/news/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik/">PEVS 2026 Kembali Hadir, Fokus pada Future Mobility dan Teknologi Kendaraan Listrik</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/pevs-2026-kembali-hadir-fokus-pada-future-mobility-dan-teknologi-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Insentif Mobil Listrik Dinilai Perlu Menyasar Bus, Truk, dan Logistik</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:45:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11818</guid>

					<description><![CDATA[<p>Periklindo mendorong pemerintah memperluas insentif kendaraan listrik hingga ke sektor komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik guna menekan emisi karbon serta mengurangi subsidi BBM. Ketua Umum  Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mendorong pemerintah agar kebijakan insentif kendaraan listrik tidak hanya difokuskan pada mobil penumpang dan sepeda motor listrik. Ia menilai kendaraan komersial [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik/">Insentif Mobil Listrik Dinilai Perlu Menyasar Bus, Truk, dan Logistik</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Periklindo mendorong pemerintah memperluas insentif kendaraan listrik hingga ke sektor komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik guna menekan emisi karbon serta mengurangi subsidi BBM.</p>
<p>Ketua Umum  Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mendorong pemerintah agar kebijakan insentif kendaraan listrik tidak hanya difokuskan pada mobil penumpang dan sepeda motor listrik.</p>
<p>Ia menilai kendaraan komersial seperti bus, truk, hingga armada logistik juga perlu mendapatkan dukungan insentif untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.</p>
<p>Kendaraan komersial merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar karena intensitas penggunaan yang tinggi serta masih bergantung pada bahan bakar diesel bersubsidi.</p>
<p>Menurutnya, perluasan insentif kendaraan listrik ke sektor komersial akan memberikan dampak besar terhadap pengurangan polusi udara sekaligus menekan konsumsi BBM subsidi.</p>
<p>“Segmen kendaraan komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik perlu menjadi perhatian dalam program insentif kendaraan listrik karena kontribusi emisinya cukup besar,” ujar Moeldoko di Jakarta, Kamis (21/05/2026).</p>
<h2>Kendaraan Komersial Dinilai Punya Dampak Besar</h2>
<p>Periklindo menilai kendaraan niaga memiliki potensi besar dalam mendukung target net zero emission pemerintah.</p>
<p>Pasalnya, kendaraan operasional dan logistik digunakan setiap hari dengan jarak tempuh tinggi sehingga konsumsi bahan bakarnya jauh lebih besar dibanding kendaraan pribadi.</p>
<p>Jika konversi ke kendaraan listrik dilakukan secara bertahap, maka penghematan subsidi energi dan pengurangan emisi karbon bisa berlangsung lebih signifikan.</p>
<p>“Langkah ini penting untuk menekan emisi karbon dari sektor transportasi,” kata Moeldoko.</p>
<p>Selain itu, penggunaan kendaraan listrik komersial juga dianggap mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan, terutama dari sisi konsumsi energi dan perawatan kendaraan.</p>
<h2>Kendaraan Listrik Bantu Kurangi Beban Negara</h2>
<p>Moeldoko menjelaskan penggunaan kendaraan listrik tidak hanya memberikan keuntungan bagi pemilik kendaraan, tetapi juga berdampak positif terhadap ekonomi nasional dan lingkungan.</p>
<p>“Kendaraan listrik mampu menghadirkan tiga manfaat sekaligus, yakni efisiensi biaya penggunaan, kualitas udara yang lebih baik, serta pengurangan beban subsidi BBM pemerintah,” papar Moeldoko.</p>
<p>Dengan dorongan insentif yang lebih luas, Periklindo berharap percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi komersial dapat segera terealisasi dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://otodriver.com/mobil-listrik/2026/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik-inseedddtik</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik/">Insentif Mobil Listrik Dinilai Perlu Menyasar Bus, Truk, dan Logistik</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-mobil-listrik-dinilai-perlu-menyasar-bus-truk-dan-logistik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Periklindo Bersama Dyandra Kembali Gelar Pameran PEVS 2026 di JIExpo</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-bersama-dyandra-kembali-gelar-pameran-pevs-2026-di-jiexpo/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-bersama-dyandra-kembali-gelar-pameran-pevs-2026-di-jiexpo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:43:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) bersama dengan Dyandra Promosindo bersiap menyelenggarakan kembali ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026. Seperti dikutip dari Medcom, pameran berskala besar ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Gelaran tahun ini dirancang untuk menyajikan rangkaian program yang jauh lebih interaktif dibandingkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-bersama-dyandra-kembali-gelar-pameran-pevs-2026-di-jiexpo/">Periklindo Bersama Dyandra Kembali Gelar Pameran PEVS 2026 di JIExpo</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a title="perkumpulan industri kendaraan listrik indonesia" href="https://www.pojokpapua.id/tag/perkumpulan-industri-kendaraan-listrik-indonesia">Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia</a> (Periklindo) bersama dengan Dyandra Promosindo bersiap menyelenggarakan kembali ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026. Seperti dikutip dari Medcom, pameran berskala besar ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.</p>
<p>Gelaran tahun ini dirancang untuk menyajikan rangkaian program yang jauh lebih interaktif dibandingkan dengan perhelatan sebelumnya. Ruang lingkup teknologi ramah lingkungan yang dipamerkan juga semakin meluas dan tidak lagi terbatas pada moda transportasi darat semata.</p>
<p>Pihak penyelenggara memastikan bahwa inovasi kendaraan berbasis setrum untuk jalur air serta udara juga akan ambil bagian. Seluruh inovasi terkini tersebut bakal menempati area pameran yang berlokasi di Exhibition Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran.</p>
<p>Project Manager PEVS 2026, Rudi MF, mengonfirmasi perluasan cakupan teknologi baru dalam <a title="pameran otomotif" href="https://www.pojokpapua.id/tag/pameran-otomotif">pameran otomotif</a> ini.</p>
<p>“Jadi tidak lagi hanya kendaraan yang di darat, tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan New Energy Vehicle (NEV) berbasis baterai, penggunaan solar panel juga sudah banyak. Beberapa fenomena teknologi itu akan kita hadirkan di PEVS 2026,” kata Rudi MF.</p>
<p>Penyelenggaraan ajang ini juga mengusung misi strategis untuk memperkuat jaringan ekosistem <a title="kendaraan listrik" href="https://www.pojokpapua.id/tag/kendaraan-listrik">kendaraan listrik</a> secara nasional. Langkah ini diwujudkan melalui integrasi sektor Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), serta Business to Government (B2G).</p>
<p>Ketua Umum Periklindo, Moeldoko, mengutarakan pandangannya mengenai urgensi pelaksanaan pameran ini di tengah tantangan global.</p>
<p>“Di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,” ujar Moeldoko.</p>
<p>Ajang ini juga diproyeksikan menjadi wadah kemitraan yang menjembatani para pemangku kepentingan utama. Sektor B2B dan B2G sengaja diakomodasi untuk mempertemukan pemuka industri, investor, jajaran pemerintahan, hingga komunitas pencinta otomotif.</p>
<p>Masyarakat yang tertarik melihat perkembangan teknologi masa depan ini dapat mengunjungi lokasi pameran secara gratis. Akses masuk tanpa biaya tersebut bisa diperoleh pengunjung dengan melakukan proses registrasi terlebih dahulu secara online.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://www.pojokpapua.id/periklindo-dyandra-gelar-pameran-pevs-2026-jiexpo</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-bersama-dyandra-kembali-gelar-pameran-pevs-2026-di-jiexpo/">Periklindo Bersama Dyandra Kembali Gelar Pameran PEVS 2026 di JIExpo</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-bersama-dyandra-kembali-gelar-pameran-pevs-2026-di-jiexpo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Insentif EV jadi angin segar bagi industri kendaraan listrik di RI</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11812</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko mengatakan bahwa kebijakan insentif untuk kendaraan listrik dapat menjadi angin segar bagi konsumen dan menghadirkan optimisme baru bagi industri kendaraan listrik yang tengah berkembang di Indonesia. “Karena itu, insentif itu betul-betul ditunggu ya. Insentif ini tidak saja memberikan senyum kepada pembeli, tapi juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri/">Insentif EV jadi angin segar bagi industri kendaraan listrik di RI</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko mengatakan bahwa kebijakan insentif untuk kendaraan listrik dapat menjadi angin segar bagi konsumen dan menghadirkan optimisme baru bagi industri kendaraan listrik yang tengah berkembang di Indonesia.</p>
<p>“Karena itu, insentif itu betul-betul ditunggu ya. Insentif ini tidak saja memberikan senyum kepada pembeli, tapi juga memberikan harapan baru lagi kepada penjual dan juga industri (EV),” kata Moeldoko saat konferensi pers peluncuran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Dia juga berharap bahwa insentif juga harus diperluas. Jadi, tidak hanya untuk kendaraan penumpang dan juga kendaraan roda dua saja. Akan tetapi, juga bisa menyasar ke kendaraan komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting karena kendaraan komersial menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar sekaligus pengguna utama bahan bakar diesel bersubsidi.</p>
<p>Dengan memperluas insentif ke sektor transportasi komersial, pemerintah dinilai dapat mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap solar subsidi.</p>
<p>Dorongan elektrifikasi kendaraan komersial juga sejalan dengan upaya pemerintah memperbaiki kualitas udara perkotaan dan memperkuat target net zero emission di masa mendatang.</p>
<p>Terlebih, penggunaan bus dan kendaraan logistik listrik dipandang memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi energi nasional.</p>
<p>“Untuk itu, insentif ini harapan dari Periklindo ya tentunya, tidak saja segmennya itu kepada mobil penumpang, tetapi juga perlu dipikirkan mobil-mobil komersial. Seperti di antaranya bus, truk, mobil-mobil logistik. Karena mereka itulah penyumbang emisi yang cukup besar,” harap dia.</p>
<p>Moeldoko mengatakan bahwa program subsidi motor listrik ini harus terarah dan tepat sasaran serta memberikan prioritas sektor transportasi berbasis layanan masyarakat seperti pengemudi ojek online dan perusahaan ride-hailing.</p>
<p>Menurut dia, skema tersebut dapat memberikan nilai ekonomi dan lingkungan yang besar kendaraan-kendaraan yang digunakan secara aktif setiap harinya untuk mendulang pundi-pundi rupiah.</p>
<p>“Harapan saya sebagai Ketua Periklindo, untuk subsidi sepeda motor di antaranya itu mesti dipikirkan. Yang perlu dipikirkan satu, mungkin korporasi transportasi online itu, mungkin harus menjadi prioritas utama,” ujar dia.</p>
<p>Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui kementerian Keuangan sedang mempersiapkan kebijakan dengan memberikan masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu sepeda motor listrik tahun ini.</p>
<p>Untuk sepeda motor listrik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganggarkan Rp5 juta per sepeda motor. Sedangkan untuk mobil listrik, insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40-100 persen untuk pembelian kendaraan listrik.</p>
<p>Insentif PPN DTP dikhususkan untuk kendaraan EV, tanpa mencakup kendaraan hibrida. Adapun terkait besaran insentif akan ditentukan berdasarkan baterai yang digunakan, yang dibagi menjadi baterai nikel dan non-nikel.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://gorontalo.antaranews.com/berita/405556/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri/">Insentif EV jadi angin segar bagi industri kendaraan listrik di RI</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-jadi-angin-segar-bagi-industri-kendaraan-listrik-di-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangkap Momentum Pertumbuhan Pasar EV, PERIKLINDO Siap Gelar PEVS 2026</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11809</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang signifikan. Perkembangan ini ditandai dengan semakin luasnya penggunaan berbagai teknologi elektrifikasi, mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) berbasis hidrogen yang mulai diterapkan di berbagai moda transportasi. Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/">Tangkap Momentum Pertumbuhan Pasar EV, PERIKLINDO Siap Gelar PEVS 2026</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="font-container-content font-container-margin">Pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang signifikan. Perkembangan ini ditandai dengan semakin luasnya penggunaan berbagai teknologi elektrifikasi, mulai dari <i>Battery Electric Vehicle</i> (BEV), <i>Hybrid Electric Vehicle</i> (HEV), <i>Plug-in Hybrid Electric Vehicle</i> (PHEV), hingga <i>Fuel Cell Electric Vehicle</i> (FCEV) berbasis hidrogen yang mulai diterapkan di berbagai moda transportasi.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menilai percepatan penggunaan kendaraan listrik kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah dinamika global.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">“Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan,” kata Moeldoko dalam <em>Launching PEVS</em> 2026 di Jakarta, Kamis (21/5/2026)</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Melihat momentum tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar <i>PERIKLINDO Electric Vehicle Show</i> (PEVS) 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema “<em>The Future of A Clean and Efficient Mobility</em>”, pameran ini akan menghadirkan berbagai inovasi kendaraan listrik dan teknologi energi baru dalam satu ekosistem.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Menurut Moeldoko, penyelenggaraan PEVS menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Ajang ini juga diharapkan mampu mempertemukan pelaku industri, pemerintah, investor, dan masyarakat melalui integrasi ekosistem <i>Business to Business</i> (B2B), <i>Business to Consumer</i> (B2C), dan <i>Business to Government</i> (B2G).</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyampaikan bahwa PEVS terus menunjukkan daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat dan pelaku industri otomotif ramah lingkungan. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, PEVS berhasil menghadirkan 143 peserta dan menarik lebih dari 40.000 pengunjung.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">“Melihat capaian yang luar biasa pada tahun sebelumnya, kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri kendaraan listrik nasional. PEVS 2026 hadir sebagai wadah inovatif untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor terkait,” kata Daswar Marpaung.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Tak hanya menghadirkan pameran kendaraan listrik, PEVS 2026 juga akan menghadirkan ruang diskusi industri yang membahas tren, tantangan, dan peluang baru di sektor mobilitas masa depan.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Project Manager PEVS 2026, Rudi MF, menyebut bahwa cakupan teknologi tahun ini akan semakin luas dan tidak terbatas pada kendaraan darat saja.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">“Memasuki tahun ke-5 kita akan mengangkat tema future mobility. Jadi tidak lagi hanya kendaraan yang di darat, tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan <i>New Energy Vehicle</i> (NEV) berbasis baterai,” kata Rudi MF.</p>
<p class="font-container-content font-container-margin">Melalui pendekatan tersebut, PEVS 2026 diharapkan mampu memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional secara lebih menyeluruh, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam mendorong masa depan mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://www.marketeers.com/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/">Tangkap Momentum Pertumbuhan Pasar EV, PERIKLINDO Siap Gelar PEVS 2026</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/tangkap-momentum-pertumbuhan-pasar-ev-periklindo-siap-gelar-pevs-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Periklindo: Pemprov DKI bakal gunakan 10 ribu bus listrik hingga 2030</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11806</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkeinginan untuk menggunakan 10 ribu armada TransJakarta hingga 2030. “Pak Gubernur (Pramono Anung) memiliki konsern untuk memperbanyak bus-bus listrik ke arah 10 ribu nanti,” kata Moeldoko pada konferensi pers peluncuran (Periklindo Electric Vehicle Show) PEVS 2026, di Jakarta, Kamis. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030/">Periklindo: Pemprov DKI bakal gunakan 10 ribu bus listrik hingga 2030</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkeinginan untuk menggunakan 10 ribu armada TransJakarta hingga 2030.</p>
<p>“Pak Gubernur (Pramono Anung) memiliki konsern untuk memperbanyak bus-bus listrik ke arah 10 ribu nanti,” kata Moeldoko pada konferensi pers peluncuran (Periklindo Electric Vehicle Show) PEVS 2026, di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Moeldoko melanjutkan bahwa realisasi program tersebut akan dilakukan secara bertahap, dengan penambahan sekitar 2.000 unit bus listrik per tahun.</p>
<p>Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menekan emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta yang selama ini masih menghadapi persoalan polusi.</p>
<p>Selain itu, penggunaan armada berbasis listrik juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional transportasi publik sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.</p>
<p>Dia juga menilai bahwa cita-cita Pemprov DKI Jakarta untuk menggunakan bus listrik ini, dapat memperkuat layanan TransJakarta yang saat ini terus melakukan transformasi menuju sistem transportasi rendah emisi.</p>
<p>Kehadiran bus listrik juga sejalan dengan target pemerintah dalam mempercepat ekosistem kendaraan elektrifikasi nasional.</p>
<p>Sejalan dengan itu, perusahaan swasta siap untuk mendukung keinginan Pemprov DKI Jakarta, yang diinisiasi oleh PT Kalista Nusa Armada (Kalista Group) bersama PT Energi Makmur Buana (INVI).</p>
<p>Kalista Group bersama dengan INVI, secara resmi telah menjalin kolaborasi dengan tiga operator TransJakarta, yaitu PT Biro Perjalanan Wisata Pahala Kencana (Pahala Kencana), PT Bayuholong Persada (Bayu Holong), dan Koperasi Jasa Angkutan Arief Rachman Hakim (Kopang ARH).</p>
<p>Kolaborasi ini dinilai dapat mempertemukan kapabilitas masing-masing pihak, Kalista sebagai penyedia solusi ekosistem kendaraan listrik komersial terintegrasi, INVI sebagai penyedia armada kendaraan listrik komersial, serta ketiga operator TransJakarta.</p>
<p>Model kolaboratif tersebut dirancang untuk membantu mengatasi tantangan utama implementasi kendaraan listrik pada sektor transportasi publik, mulai dari kebutuhan investasi awal yang tinggi, pembangunan infrastruktur pengisian daya, hingga keberlanjutan operasional armada.</p>
<p>Direktur Pengembangan Bisnis Kalista Group, Yoga Adiwinarto dalam keterangan resminya, Kamis mengatakan bahwa untuk mewujudkan cita-cita besar Pemprov DKI Jakarta, perlu adanya sinergi strategis antar <i>stakeholder</i> untuk menjawab berbagai tantangan utama.</p>
<p>“Karena itu, sinergi antar pemangku kepentingan menjadi penting, mengingat elektrifikasi transportasi publik di Indonesia terus berkembang. TransJakarta, misalnya, menargetkan 100 persen elektrifikasi pada 2030 dengan lebih dari 10.000 armada,&#8221; kata Yoga Adiwinarto.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, implementasi bus listrik dapat berlangsung lebih cepat, lebih terukur, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui sistem transportasi publik serta mendukung target 100 persen elektrifikasi TransJakarta pada 2030 lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://otomotif.antaranews.com/berita/5576927/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030/">Periklindo: Pemprov DKI bakal gunakan 10 ribu bus listrik hingga 2030</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/periklindo-pemprov-dki-bakal-gunakan-10-ribu-bus-listrik-hingga-2030/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Insentif EV Segera Berlaku, Periklindo Ingin Kendaraan Komersial dan Transportasi Publik Jadi Prioritas</title>
		<link>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas/</link>
					<comments>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Periklindo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:05:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://periklindo.com/?p=11803</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah siapkan insentif EV mulai Juni 2026, mencakup mobil dan motor listrik, dengan fokus pada baterai nikel domestik dan kendaraan komersial. Kepastian mengenai masa depan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia semakin benderang. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan insentif kendaraan listrik mulai diterapkan pada Juni 2026. Kebijakan ini menjadi bagian strategis dari upaya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas/">Insentif EV Segera Berlaku, Periklindo Ingin Kendaraan Komersial dan Transportasi Publik Jadi Prioritas</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah siapkan insentif EV mulai Juni 2026, mencakup mobil dan motor listrik, dengan fokus pada baterai nikel domestik dan kendaraan komersial.</p>
<p>Kepastian mengenai masa depan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia semakin benderang. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan insentif kendaraan listrik mulai diterapkan pada Juni 2026. Kebijakan ini menjadi bagian strategis dari upaya pemerintah dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta memperkuat ketahanan energi nasional.</p>
<p>Purbaya menyatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan alokasi anggaran guna mendukung implementasi insentif tersebut, yang mencakup kategori mobil maupun sepeda motor listrik. Kabar ini disambut positif oleh Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko. Menurutnya, stimulus tersebut merupakan kepastian yang telah lama dinanti untuk memberikan harapan baru bagi produsen serta konsumen di tanah air.</p>
<p>Namun, Moeldoko menekankan agar cakupan subsidi tidak terbatas pada mobil penumpang saja. Sektor kendaraan komersial seperti bus, truk, dan armada logistik dinilai perlu masuk ke dalam skema ini. Sebagai pengguna solar subsidi terbesar sekaligus penyumbang emisi gas buang (CO2) yang masif, peralihan kendaraan niaga ke teknologi baterai dianggap akan memberikan dampak lingkungan yang signifikan.</p>
<p>&#8220;Kendaraan operasional bermesin besar mengeluarkan emisi paling pekat. Jika sektor ini beralih ke listrik, penghematan beban subsidi energi negara akan terasa jauh lebih besar,&#8221; ungkap Moeldoko.</p>
<p>Selain aspek niaga, Moeldoko menyarankan agar prioritas subsidi motor listrik diarahkan pada korporasi transportasi seperti Gojek. Hal ini bertujuan agar manfaat ekonomi langsung dirasakan oleh pekerja produktif, bukan sekadar habis dikonsumsi oleh pembeli individu dari kalangan mampu. Periklindo juga mengharapkan regulasi ini memiliki rencana jangka panjang, setidaknya berlaku minimum tiga tahun sebelum dievaluasi, agar dunia usaha dapat melakukan perencanaan matang.</p>
<p>Terkait spesifikasi teknis, kendaraan dengan baterai berbahan baku nikel domestik diproyeksikan mendapat insentif lebih tinggi. Langkah tersebut sejalan dengan program hilirisasi sumber daya alam yang dijalankan pemerintah. Di sisi lain, tekanan geopolitik global yang membuat harga solar melambung kini mulai mendorong para pengusaha angkutan melirik armada setrum demi menekan biaya perawatan.</p>
<p>Optimisme pasar pun terlihat dari data pertumbuhan yang impresif. Penjualan kendaraan elektrifikasi pada 2024 yang berada di angka 43 ribu unit melonjak drastis menjadi 104 ribu unit pada 2025. Dengan adanya kepastian insentif pada Juni 2026 mendatang, Periklindo memprediksi angka penjualan akan mencetak rekor baru yang lebih tinggi.</p>
<p>Guna mendukung lonjakan populasi kendaraan listrik tersebut, Moeldoko juga mendesak percepatan pemerataan infrastruktur. Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kebutuhan niaga harus diperluas hingga ke luar Pulau Jawa, sehingga ekosistem transportasi bersih dapat tercipta secara menyeluruh di seluruh pelosok negeri.</p>
<p>Sumber dari:</p>
<p>https://www.oto.com/berita-mobil/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas</p><p>The post <a href="https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas/">Insentif EV Segera Berlaku, Periklindo Ingin Kendaraan Komersial dan Transportasi Publik Jadi Prioritas</a> first appeared on <a href="https://periklindo.com">Periklindo</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://periklindo.com/2026/06/03/insentif-ev-segera-berlaku-periklindo-ingin-kendaraan-komersial-dan-transportasi-publik-jadi-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
